info@segorointerkon.co.id
02476510101

Kepedulian pada pemeliharaan dan peningkatan kualitas lingkungan dan perlindungan terhadap kesehatan manusia, telah menyebabkan organisasi atau perusahaan lebih memperhatikan potensi dampak lingkungan yang ada akibat aktivitas, produk dan jasa yang mereka miliki. Kinerja perusahaan dalam bidang lingkungan menjadi sesuatu yang sangat penting bagi pihak internal dan eksternal yang berkepentingan terhadap perusahaan. Untuk mencapai kinerja yang baik dalam bidang lingkungan diperlukan sebuah komitmen organisasi terhadap pendekatan yang sistimatik dan perbaikan yang terus menerus terhadap sistem manajemen lingkungan yang dimilikinya. Badan dunia untuk standarisasi, ISO pada tahun 1996 telah mengeluarkan standar mengenai sistem manajemen lingkungan (SML) yang dikenal dengan ISO seri 14000 (Environmental Management System/EMS). Sistem manajemen lingkungan ini memberikan urutan dan konsistensi bagi perusahaan untuk menangani permasalahan lingkungan melalui pengalokasian sumberdaya, penunjukkan tanggung jawab dan evaluasi yang terus menerus terhadap prosedur, proses dan pelaksanaannya. Pengelolaan lingkungan adalah bagian terpadu dari keseluruhan sistem manajemen perusahaan. Struktur, tanggung jawab, praktek, prosedur, proses dan sumberdaya untuk melaksanakan kebijakan lingkungan, objektif, dan target dapat dikoordinasikan dengan usaha-usaha yang ada yang berlangsung pada area yang lain seperti operasi produksi, keuangan, mutu, kesehatan dan keselamatan kerja.

Akhir-akhir ini kita melihat banyak perusahaan telah mendapatkan sertifikasi ISO 14001, OHSAS 18001 dan SMK3. Ini merupakan fenomena yang baik dimana banyak perusahaan sudah memiliki komitmen untuk peningkatan kinerja dibidang lingkungan hidup dan K3 dengan pendekatan sistem dan proses yang terstruktur. Hanya saja sangat disayangkan kalau dalam proses mendapatkan sertifikasi tersebut perusahaan mengembangkan sistem manajemennya dengan cara yang terpisah-pisah antara sistem manajemen K3 dan lingkungan hidup sehingga terjadi proses dan prosedur yang saling tumpang tindih yang berdampak pada penggunaan sumberdaya yang tidak efisien dan tidak efektif.

TUJUAN
Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta pelatihan dapat :
• Meningkatkan persepsi terhadap bahaya kerusakan lingkungan hidup
• Menginterpretasikan persyaratan setiap elemen dan sub elemen ISO 14001
• Mengembangkan dan melaksanakan sistem manajemen lingkungan sesuai persyaratan ISO 14001
• Mengintegrasikan persyaratan ISO 14001 terhadap sistem manajemen perusahaan yang lain

MATERI
• Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pencegahan Pencemaran
• Kasus dan Masalah Lingkungan Hidup
• Mengapa Mengelola Lingkungan Hidup
• Sejarah Pengelolaan Lingkungan Hidup
• Mencegah dan Mengurangi Pencemaran
• Peraturan Perundangan Lingkungan Hidup
• Persyaratan ISO 14001
• Pengantar
• Definisi-Definisi
• Elemen dan Sub Elemen ISO 14001
• Korespondensi ISO 14001, OHSAS 18001 dan ISO 9001
• Panduan Penerapan ISO 14001
• Panduan Pengembangan
• Pelaksanaan ISO 14001
• Integrasi Persyaratan ISO 14001 terhadap Sistem Manajemen Lainnya.
• Integrasi ISO 14001 dengan Sistem Manajemen Keselamatan
• Kesehatan Kerja (SMK3)

METODE
Kegiatan pelatihan dirancang agar peserta dapat memahami secara komprehensif materi yang disampaikan, sehingga dapat dimplementasikan secara aplikatif dalam dunia kerja. Adapun metode yang digunakan adalah:
1. Presentation
2. Discuss
3. Case Study
4. Evaluation

PESERTA
Pelatihan ini baik untuk mahasiswa, karyawan dan manajemen perusahaan sebagai berikut:
Manager atau pimpinan departemen K3L (EHS), EHS engineer, bagian quality, bagian produksi atau operasi, Karyawan lainnya yang ingin menambah wawasan dibidang sistem manajemen K3 dan lingkungan.

Konsultasi Menuju Sertifikasi ISO 14001

SMART TRAINING & CONSULTANT memberikan jasa konsultan ISO 14001:2004 yaitu penerapan Environmental Management System/Sistem Manajemen Lingkungan berdasarkan ISO 14001:2004. Dimana tahapan program konsultasi ISO 14001:2015 yang kami tawarkan tersebut adalah sebagai berikut:

FASE INITIAL ASSESSMENT KONSULTAN ISO 14001
Tujuan Pelaksanaan Konsultan ISO 14001:2015

  1. Menganalisa sistem yang telah diterapkan Perusahaan dan membandingkannya dengan persyaratan ISO 14001:2004 untuk mengetahui perbedaan yang ada.
  2. Mengidentifikasi kelemahan atau kekurangan Sistem Manajemen Lingkungan yang sudah diterapkan perusahaan
  3. Merencanakan program penerapan ISO 14001:2015 secara terperinci.

PendekatanKonsultanISO14001:2015

  1. Melaksanakan 1 hari management meeting dan documentation review untuk mengetahui secara keseluruhan struktur organisasi dan bisnis proses Perusahaan
  2. Melaksanakan 1 hari audit keseluruh bagian Perusahaan untuk mengidentifikasi kekurangan Sistem Manajemen Lingkungan Perusahaan dibandingkan dengan persyaratan ISO 14001:2015
  3. Memberikan usulan program kerja penerapan ISO 14001:2015 yang terperinci

Output :

  1. Laporan Pre-audit Sistem Manajemen Lingkungan yang berisi ketidaksesuaian Sistem Manajemen Lingkungan Perusahaan terhadap standard ISO 14001, termasuk rekomendasi perbaikan yang diperlukan
  2. Rekomendasi area Sistem Manajemen Lingkungan yang menjadi fokus pebaikan olehKonsultanISO 14001 bersama-sama dengan ‘TIM ISO 14001’.
  3. FASETRAINING ISO 14001DAN SISTEM DOKUMENTASI
    Tujuan Pelaksanaan :
  4. Memberikan pengetahuan dan keterampilan khususnya kepada TIM ISO 14001 mengenai persyaratan ISO 14001 dan strategi penerapannya

Pendekatan :

Pesertatraining ISO 14001tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan mengenai persyaratan ISO 14001 yang disertai contoh-contoh nyata berdasarkan hasil Sistem Manajemen Lingkungan, melainkan juga teknik-teknik untuk dapat menerapkan persyaratan yang ada

Output:

  1. Training ISO 14001:2015
    2. Pelatihan Dokumentasi Sistim Mutu
    3. TujuanTraining ISO 14001:
  2. Membantu memberikan pemahaman kepada TIM ISO 14001 mengenai persyaratan dokumentasi berdasarkan ISO 14001
    2. Menjelaskan metode pengembangan dokumentasi Sistem Manajemen Lingkungan
    3. Menjelaskan bagaimana karakteristik dari dokumentasi yang baik
  3. FASE PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN
    Kedalaman dan keluasan aktivitas ini tergantung pada rekomendasi Pre-audit.Konsultan ISO 14001bersama-sama dengan ‘TIM ISO 14001’ untuk kemudian membuat perencanaan terinci mengenai area penerapan Sistem Manajemen Lingkungan . Program fasilitasi akan diberikan oleh Konsultan ISO 14001 dalam mengembangkan Sistem Manajemen Lingkungan berdasarkan ISO 14001.
  4. FASE TRAINING INTERNAL AUDIT ISO 14001
    Tujuan Pelaksanaantraining Audit Internal ISO 14001
  5. Audit Internal adalah aktivitas verifikasi oleh tim Audit Internal Perusahaan terhadap efektifitas implementasi Sistem Manajemen Lingkungan yang telah ditetapkan.
    2. Training Environmental Audit akan memberikan teknik serta keahlian kepada tim auditor dalam melaksanakan audit termasuk: manajemen audit, perencanaan audit, pelaksanaan audit, serta pelaporan audit

Pendekatan :

  1. Membantu tim audit internal dalam mengadakan audit.Konsultan ISO 14001akan memberikan hasil observasi kepada tim audit sebagai bahan masukan untuk perbaikan diri.
  2. Membantu Perusahaan dalam melaksanakan tindakan perbaikan atas masalah yang ditemukan sewaktu audit.

Output:

  1. Diakhir training ISO 14001 Internal Auditor akan diadakan ujian, dan hasilnya akan diberikan kepada Manajemen sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan personal Tim Audit Internal (Tim AMI).
  2. FASE PENERAPAN ISO 14001:2015
    Pada fase ini Perusahaan harus menerapkan seluruh Sistem Manajemen Lingkungan yang telah ditetapkan secara efektif dan konsisten sesuai persyaratan ISO 14001. Pada fase ini dilakukan juga tahapan Audit Internal (akan dibimbing olehKonsultan ISO 14001) dan Tinjauan Manajemen.
  3. FASE FINAL ASSESSMENT ISO 14001

Konsultan ISO 14001 akan mendampingi Perusahaan pada saat Badan Sertifikasi mengaudit sistem yang berjalan.