info@segorointerkon.co.id
02476510101

Training OHSAS 18001

Pada tahun 1996, Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor : PER.05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Dimana pada pasal 3 Peraturan Menteri tersebut menjelaskan bahwa setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 100 orang atau lebih dan/atau mengandung potensi bahaya yang ditimbulkan oleh karakteristik proses atau bahan produksi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja seperti peledakan, kebakaran, pencemaran dan penyakit akibat kerja, wajib menerapkan SMK3.

SMART bermaksud untuk menyelenggarakan training OHSAS dan Sistem Manajemen K3 (SMK3) berdasarkan Standard Internasional OHSAS 18001:2007 dan PP 50 tahun 2012 supaya perusahaan dapat memenuhi regulasi pemerintah tersebut sekaligus menyediakan, mengimplementasikan dan memelihara Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

GARISBESARPROGRAMTRAININGOHSAS18001

  1. Dasar – dasar Manajemen K3:  Kebutuhan dan Masalah K3, Lingkup K3, Manajemen K3, Prinsip Dasar SMK3 dan Manfaat K3
  2. Pemahaman Persyaratan SMK3: Lingkup SMK3, Pemahaman per elemen SMK3: PP No. 50 2012 dan OHSAS 18001, keterkaitan antara SMK3 PP No. 50 2012 dan OHSAS 18001:2007, Pedoman Penerapan dan contoh penerapan
  3. Metode Identifikasi dan pengkajian resiko bahaya K3:Lingkup bahaya K3, metode identifikasi bahaya K3, metode pengkajian resiko bahaya K3
  4. Penyusunan Program K3: Lingkup Program K3, metode penyusunan program K3
  5. Sertifikasi SMK3 PP No. 50 2012 dan OHSAS 18001:2007
  6. Workshop / simulasi / studi kasus

MANFAAT TRAINING OHSAS 18001

Setelah mengikuti TRAINING OHSAS 18001 ini, diharapkan peserta training ohsas akan dapat

  1. Peserta  memahami SMK3 berdasarkan PP No.50 tahun 2012 dan OHSAS 18001:2007
  2. Peserta memahami metoda identifikasi dan pengkajian resiko bahaya k3
  3. Peserta memahami Proses Penyusunan Tujuan, Sasaran dan program K3
  4. Mampu melakukan gap analysis penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di perusahaan
  5. Mampu menyusun sistem dokumentasi K3: Prosedur / SOP dan Instruksi Kerja
  6. Menyediakan, mengimplementasikan dan memelihara Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)

SIAPAYANGPERLUMENGHADIRITRAININGOHSAS?

Yang perlu menghadiri training OHSAS ini diantaranya adalah: HSE Dept, Operation/Production Manager, HRD Manager, Training and Development Manager, Management Representative (MR), Superintendent/Supervisor, Dan semua yang terkait dalam pengembangan HSE / Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan

DURASI TRAINING OHSAS
14 jam efektif (2 hari kerja)

Konsultasi Menuju Sertifikasi OHSAS 18001

jasa konsultan OHSAS 18001 penerapan Occupational Health and Safety Management System berdasarkan OHSAS 18001:2007. Adapun langkah – langkah penerapan konsultasi OHSAS 18001:2007 tersebut adalah sebagai berikut:

FASEPRELIMINARYSURVEYKONSULTANOHSAS

Tujuan Pelaksanaan Konsultan OHSAS:

  1. Menganalisa sistem yang telah diterapkan dan membandingkannya dengan persyaratan OHSAS 18001
  2. Mengidentifikasi kelemahan atau kekurangan Sistem Manajemen K3 di perusahaan
  3. Merencanakan program penerapan OHSAS 18001 secara lebih terperinci.

Pendekatan Konsultan OHSAS:

  1. Melaksanakan 1 hari management meeting dan documentation review untuk mengetahui secara keseluruhan struktur organisasi dan bisnis proses
  2. Melaksanakan 1 hari audit keseluruh bagian di perusahaan untuk mengidentifikasi kekurangan Sistem Manajemen K3 di Perusahaan dibandingkan dengan persyaratan OHSAS 18001
  3. Memberikan usulan program kerja penerapan OHSAS 18001 yang terperinci

Output :

  1. Laporan Pre-audit Sistem Keselamatan dan Kesehatan kerja yang berisi ketidaksesuaian Sistem Manajemen K3 perusahaan terhadap standard OHSAS 18001, termasuk rekomendasi perbaikan yang diperlukan
  2. Rekomendasi area Sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang menjadi fokus perbaikan oleh Konsultan OHSAS bersama-sama dengan ‘TIM OHSAS’ Perusahaan .

FASE TRAINING OHSAS 18001 DAN SISTEM DOKUMENTASI

Tujuan Pelaksanaan :

Memberikan pengetahuan dan keterampilan khususnya kepada TIM OHSAS mengenai persyaratan OHSAS 18001 dan strategi penerapannya

Pendekatan :

  1. Memberikan 2 hari training OHSAS 18001
  2. Peserta training OHSAS tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan mengenai persyaratan OHSAS 18001 yang disertai contoh-contoh nyata berdasarkan hasil Pre-audit Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja, melainkan juga teknik-teknik untuk dapat menerapkan persyaratan yang ada

Output:

Training OHSAS 18001

Tindak Lanjut di akhir training OSHAS, konsultan OHSAS akan membantu TIM OHSAS dalam membuat rencana training OHSAS 18001 kepada seluruh karyawan

Pelatihan Dokumentasi Sistim Mutu

Tujuan:

Membantu memberikan pemahaman kepada TIM OHSAS mengenai persyaratan dokumentasi· berdasarkan OHSAS 18001

Menjelaskan metode pengembangan dokumentasi sistem keselamatan dan kesehatan kerja·

Menjelaskan bagaimana karakteristik dari dokumentasi yang baik·

FASE PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

Kedalaman dan keluasan aktivitas ini tergantung pada rekomendasi Pre-audit. Konsultan OHSAS bersama-sama dengan ‘TIM OHSAS’ untuk kemudian membuat perencanaan terinci mengenai area penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja. Program fasilitasi akan diberikan oleh Konsultan OHSAS dalam mengembangkan Sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja berdasarkan standard OHSAS 18001.

FASE TRAINING INTERNAL AUDIT OHSAS 18001:2007

Tujuan Pelaksanaan:

Training OHSAS Internal Auditor akan memberikan teknik serta keahlian kepada tim auditor dalam melaksanakan audit termasuk: manajemen audit, perencanaan audit, pelaksanaan audit, serta pelaporan audit

Pendekatan :

  1. Memberikan 2 hari Training Audit Internal OHSAS 18001:2007
  2. Membantu tim audit internal OHSAS dalam mengadakan audit. Konsultan OHSAS akan memberikan hasil observasi kepada tim audit sebagai bahan masukan untuk perbaikan diri.
  3. Membantu Perusahaan dalam melaksanakan tindakan perbaikan atas masalah yang ditemukan sewaktu audit.

Output:

1.Diakhir training Audit Internal OHSAS akan diadakan ujian, dan hasilnya akan diberikan kepada Manajemen sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan personal Tim Audit Internal (Tim AMI). Sertifikat pelatihan ini akan diberikan kepada seluruh peserta pelatihan

FASE PENERAPAN OHSAS 18001:2007

Pada fase ini Perusahaan harus menerapkan seluruh Sistem Manajemen K3 yang telah ditetapkan secara efektif dan konsisten sesuai persyaratan OHSAS 18001. Pada fase ini dilakukan juga tahapan Audit Internal (akan dibimbing oleh Konsultan OHSAS) dan Tinjauan Manajemen.

FASE FINAL ASSESSMENT OHSAS 18001:2007

Konsultan OHSAS akan mendampingi Perusahaan pada saat Badan Sertifikasi mengaudit sistem yang berjalan.